STRATEGI PEMASARAN PRODUK INDUSTRI

Barang industri adalah barang yang dipergunakan untuk memproduksi atau dalam hal menjalankan perusahaan atau lembaga pemerintah atau lembaga swasta.
Dengan mengetahui segala hal tentang produk yang akan kita pasarkan, maka kita pun akan bisa menerapkan strategi pemasaran produk yang paling cocok untuk suatu produk.
William J. Stanton dalam Fundamental of Marketing menyatakan bahwa barang industri adalah barang yang digunakan untuk membuat barang baru, atau digunakan untuk menjalankan atau untuk keperluan kantor atau organisasi.
Barang industri dapat diklasifikasikan atas 5 kelompok, yaitu:
1. Bahan baku (raw material), bahan ini akan diproses dan digabung dengan barang-barang lain. Misalnya, hasil hutan, bahan tambang, tembakau, buah-buahan.
2. Material dan onderdil (fabricating, material and parts). Misalnya, plat-plat baja, benang, tepung yang akan digunakan untuk membuat produksi baru.
3. Instalations, yaitu hasil dari pabrik lain, yang akan digunakan untuk produksi selanjutnya. Misalnya generator pembangkit listrik, mesin diesel, dan bangunan pabrik.
4. Perlengkapan (accessory equipment), ini digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak ada hubungan langsung dengan hasil produksi , misalnya cash register untuk toko, alat-alat transpor mengangkat barang dalam gudang.
5. Barang-barang yang digunakan untuk operasi perusahaan (operating supplies) seperti minyak pelumas, pensil dan alat tulis buat kantor, sabun dan alat pembersih untuk industri.
strategi pemasaran produk industri – raw material
*Dapatkan Paket Serial Contoh SOP Perusahaan di www.mastersop.com/katalog
 
Agar strategi pemasaran produk industri berjalan dengan baik, salah satu hal penting yang harus dipelajari adalah tentang konsumen produk industri.
Pembeli barang industri dimotivasi oleh berbagai unsur, seperti pertimbangan keuangan yang tersedia, tujuan memperoleh keuntungan jumlah yang dibutuhkan, dan perhitungan harga pokok barang.
Semua ini dilakukan denga penuh perhitungan. Pertimbangan lain yang mempengaruhi konsumen adalah masalah kualitas, pelayanan dan harga.
Tentang kualitas, ditentukan oleh barang yang akan dibuat. Biasanya barang yang diproduksi, bahan-bahannya dicampur dengan bahan lain dengan kualitas lain.
Adakalanya pembeli ini mau membayar tambahan ekstra untuk memperoleh kualitas tertentu, agar tujuan produksinya tercapai seperti yang direncanakan.
Mereka tidak mau membeli bahan lain yang mutunya lebih rendah. Bahan berkualitas tinggi tersebut mereka perlukan, kadang-kadang untuk meningkatkan daya pakai barang atau meninggikan mutu barang yang merupakan ciri khas produknya.
Selain pengetahuan tentang konsumen produk industri, kita juga harus mengetahui tentang pasar produk industri agar strategi pemasaran produk industri bisa berjalan mulus dengan hasil luar biasa.
Ada dua pasar produk/barang industri, yaitu:
1. Original Market
Yaitu pasar yang sebenarnya, diarahkan ke pemakai-pemakai industri untuk digunakan membuat produk baru, atau membantu dalam proses pekerjaan, misalnya pabrik mobil ban dari pabrik ban mobil.
2. Replacement Market
Yaitu pasar yang diarahkan kepada para konsumen yang ingin mengganti barang yang sudah tua, seperti membeli aki mobil untuk mengganti aki yang sudah aus, demikian juga halnya dengan membeli ban atau onderdil.
Semoga bermanfaat…
Temukan berbagai video menarik seputar bisnis hanya di channel YouTube  Master SOP

Dapatkan serial contoh sop perusahaan di link www.mastersop.com/katalogsop
Salam Founder,
By Alim Mahdi
Master SOP & System Bisnis
G-Coach, Entrepreneur, Konsultan dan Penulis Serial Buku SOP Perusahaan.
Founder Madani Kidz dan Penerbit Lingkar Madani Sentosa.
HP/WA: 08124683055 

Bagikan Promo ini ke teman Anda :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya:

VALUE ALIGNMENT

Value atau culture adalah prinsip utama dalam bekerja. Value adalah perilaku yang diakui, mentalitas yang disepakati dan kebiasaan yang dibanggakan di dalam perusahaan Anda. Dalam

USAHA GEROBAK KELILING

Pada umumnya di seluruh daerah di Indonesia, yang namanya pedagang keliling menggunakan gerobak masih sangat banyak digeluti sebagai mata pencaharian utama, baik itu sebagai penjual

CONTOH USAHA MAKANAN MODEL GEROBAK

Jika ditanya apakah bisnis yang tidak akan pernah hilang, jelas jawabnya adalah bisnis makanan atau kuliner. Dalam kondisi ekonomi ataupun perkembangan zaman seperti apapun, untuk