Contoh Standar Operasional Prosedur Laboratorium

Contoh Standar Operasional Prosedur Laboratorium – Secara umum, Standar Operasional Prosedur atau SOP merupakan dokumen yang berkaitan dengan prosedur dan dilakukan secara kronologis guna menyelesaikan suatu pekerjaan dengan lebih efisien. Tidak hanya itu, SOP juga dijadikan acuan pelaksanaan agar kesalahan dan kerugian tidak terjadi dalam setiap pelaksanaannya.

Perlu diketahui bahwa SOP bisa diterapkan di berbagai instansi atau tempat yang berbeda, termasuk salah satunya adalah laboratorium. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang contoh dari standar operasional prosedur laboratorium yang perlu diketahui. Contoh ini nantinya juga bisa dijadikan acuan untuk pembuatan SOP yang baru.

Contoh Standar Operasional Prosedur Laboratorium

Kenapa Standar Prosedur Laboratorium Penting?

Sebelum membahas tentang SOP laboratorium, tentu Anda perlu tahu kenapa jenis SOP ini penting. Ada beberapa alasan kenapa SOP laboratorium perlu dibuat diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pekerjaan yang dilakukan di dalam laboratorium adalah pekerjaan yang khusus dan juga spesifik sehingga perlu mendapatkan aturan yang khusus pula
  • Di dalam laboratorium terdapat berbagai alat khusus yang memerlukan penanganan ekstra sehingga diperlukan aturan untuk mencegah dari kerusakan
  • Laboratorium adalah tempat dengan risiko yang cukup tinggi, terutama laboratorium kimia sehingga SOP diperlukan agar tidak terjadi masalah

Setidaknya, ketiga hal di atas menjadi alasan kenapa SOP laboratorium diperlukan. Namun, secara mendasar, SOP diperlukan untuk mendapatkan keteraturan dan juga menghindari risiko yang mungkin terjadi.

Contoh Standar Operasional Prosedur Laboratorium Sederhana

Berbincang tentang SOP laboratorium, tentu ada cukup banyak jenis SOP yang bisa dibuat berdasarkan kepentingan yang ingin dicapai. Sebagai gambaran, ada beberapa contoh tentang SOP lab sederhana yang bisa dijadikan acuan, yaitu:

1.      Standar operasional prosedur berkerja di laboratorium IPA

Beberapa SOP umum terkait prosedur bekerja di laboratorium IPA adalah:

  • Siswa praktikum sudah terdaftar mengikuti mata pelajaran IPA
  • Siswa mendapatkan petunjuk praktikum sebelum pelaksanaan
  • Acara praktikum yang dilakukan meliputi pre-test, praktikum inti, post-test, dan pelaporan kegiatan praktikum
  • Setelah menyelesaikan materi praktikum sesuai dengan aturan yang ditetapkan, maka para siswa wajib untuk menyusun laporan, baik secara individu ataupun secara berkelompok dengan mengikuti sistematika yang ditentukan
  • Hasil post-test nantinya diumumkan di papan pengumuman lab setidaknya satu pekan setelah pelaksanaan

2.      Standar prosedur peminjaman alat laboratorium

Pengelolaan lab berhubungan dengan penggunaan alat yang ada di dalamnya. Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan terkait peminjaman alat tersebut diantaranya adalah:

  • Tiga hari sebelum praktikum dimulai, setiap kelompok siswa harus menyerahkan berkas yang berkaitan dengan peminjaman alat yang telah ditandatangani oleh guru
  • Staf administrasi lab menyerahkan berkas tersebut ke kepala lab
  • Kepala lab memberikan memo kepada staf administrasi
  • Pihak lab menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan praktikum yang akan diselenggarakan sesuai dengan berkas peminjaman alat
  • Asisten praktikum melakukan cek atas alat yang sudah disediakan
  • Apabila terjadi kesalahan dan ketaksesuaian daftar, maka siswa harus langsung melaporkan ke pihak laboran
  • Saat praktikum berlangsung, alat lab tidak boleh dipinjamkan ke kelompok lainnya dengan alasan apapun
  • Siswa membersihkan alat lab setelah digunakan sesuai dengan prosedur yang berlaku
  • Siswa boleh meninggalkan area lab setelah pengecekan terkait pengembalian alat lab yang dipinjam selesai dan tidak ditemukan masalah ataupun kerusakan

Nah, beberapa hal di atas adalah contoh Standar Operasional Prosedur laboratorium yang perlu diketahui. Tentu saja, ada lebih banyak jenis SOP lab sesuai dengan jenis kegiatan yang hendak dilakukan.

Bagikan Promo ini ke teman Anda :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya:

MENGUKUR KEPUASAN KARYAWAN

Kepuasan karyawan dapat diperoleh dengan cara melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan, pengakuan, akses untuk memperoleh informasi, dorongan untuk melakukan kreativitas dan inisiatif serta dukungan dari

GEROBAK BUAT USAHA

Ada banyak faktor yang menentukan keberhasilan dalam berjualan dan berdagang. Mulai dari faktor produk yang dijual itu sendiri, pasar, tempat, dan juga perlengkapan yang digunakan

MANAJEMEN USAHA GEROBAK

Menekuni berbagai peluang bisnis di bidang makanan memang menjanjikan untung besar bagi para pelakunya. Terbukti tidak hanya pengusaha bermodal besar saja yang mulai berlomba menekuni

BESAR DAN KUAT

Bisnis tidak hanya dibesarkan, tetapi juga harus dikuatkan! Bisnis dikuatkan dengan System untuk menjamin tata kelola operasional perusahaan berjalan sesuai dengan yang ditetapkan perusahaan. Sistem adalah