Cara Monitoring Pencapaian KPI yang Tepat Pada Karyawan Perusahaan

cara monitoring pencapaian KPI – Sebagaimana diketahui, dalam sistem manajemen perusahaan, KPI atau Key Performance Indicator merupakan salah satu hal yang sangat penting. Pasalnya, KPI menjadi acuan mendasar untuk menilai bagaimana kinerja karyawan perusahaan dalam upaya untuk mencapai tujuan dari perusahaan tersebut. Oleh karena pentingnya KPI, melakukan monitoring pada pelaksanaannya menjadi hal yang krusial.

Sayangnya, terkadang pihak perusahaan lalai untuk melakukan monitoring tersebut. Atau, tidak sedikit manajemen perusahaan belum mengetahui bagaimana cara monitoring pencapaian KPI yang tepat.

Tentu saja, jika hal ini terjadi, maka konsep KPI tidak akan berjalan dengan lancar. Lebih dari itu, sistem manajemen perusahaan pun tidak akan terbangun dengan baik sebagaimana diinginkan.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa cara yang tepat untuk melakukan monitoring KPI pada karyawan perusahaan. Apa saja cara yang dimaksud? Simak ulasan selengkapnya!

Tujuan Melakukan Monitoring KPI

Monitoring KPI yang dilakukan dengan beberapa tujuan mendasar yang sangat krusial. Salah satu alasan kenapa monitoring harus dilakukan adalah guna mendapatkan nilai yang objektif tentang kinerja dari karyawan dalam perusahaan.

Selain itu, monitoring KPI juga sangat penting untuk menemukan kesalahan atau penyimpangan dari sasaran kinerja karyawan. Tentu, jika monitoring dilakukan dengan baik, maka kesalahan tersebut nantinya bisa diatasi dengan maksimal dan segera sehingga tidak memberikan dampak buruk pada sistem manajemen perusahaan.

Cara Monitoring Pencapaian KPI

Untuk melakukan monitoring pada pencapaian KPI, ada beberapa hal mendasar yang bisa Anda lakukan. Beberapa cara yang dimaksud diantaranya adalah sebagai berikut:

1.      Sosialisasi KPI

Sebelum melakukan monitoring pada pencapaian KPI, maka sosialisasi KPI menjadi hal yang harus dilakukan. Poin ini sangat penting karena sosialisasi adalah jalan agar para karyawan mengetahui detail KPI yang telah disusun berikut metrik yang digunakan.

2.      Membuat form monitoring

Membuat form monitoring juga bisa menjadi salah satu cara untuk melakukan monitoring pencapaian KPI. Ini adalah dokumen pendukung yang banyak digunakan untuk meningkatkan objektivitas dari penilaian KPI tersebut.

Pada form monitoring ini, tercantum informasi mengenai data terkait pencapaian dari karyawan. Form bisa diisi per hari atau per pekan sesuai aturan perusahaan. Nantinya, dari form tersebut akan terlihat bagaimana kinerja dari karyawan selama kurun waktu tertentu.

3.      Proses monitoring

Tahap berikutnya untuk melalukan monitoring pada pencapaian karyawan adalah melakukan proses monitoring itu sendiri. Poin ini bisa dilakukan dengan cara memasukkan atau melakukan input setiap pencapaian kinerja karyawan dalam sebuah form monitoring yang menyeluruh.

Beberapa hal yang menjadi kriteria penilaian diantaranya adalah data kehadiran, data izin, data cuti, data keterlambatan, dan lainnya. Tentu saja, selain beberapa data tersebut ada pula data mengenai peran dari karyawan, terutama yang menunjang misi perusahaan secara umum.

Dalam hal ini, memang, perusahaan memiliki kebebasan dalam penentuan kriteria yang hendak digunakan. Hanya saja, kriteria tersebut harus sejalan dengan visi dan misi perusahan agar nantinya target perusahaan yang dicanangkan pun bisa tercapai.

Nah, beberapa hal di atas adalah cara melakukan monitoring pencapaian KPI yang tepat pada karyawan perusahaan. Jika proses monitoring tersebut sudah selesai, maka yang selanjutnya dilakukan pihak manajemen perusahaan adalah melakukan evaluasi.

Proses evaluasi menjadi sangat penting karena akan menjadi indikator akhir penilaian pencapaian. Selain itu, dengan evaluasi yang dilakukan, kesalahan-kesalahan yang terjadi dan menyebabkan pencapaian karyawan tidak maksimal bisa diperbaiki.

Bagikan Promo ini ke teman Anda :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya:

SISTEM TIDAK PUNYA EMOSI

Korban ‘heart eating’ atau ‘makan hati’ adalah para leader atau pemimpin organisasi manapun yang tidak mempunyai sistem organisasi yang jelas. Organisasi bisnis yang kuat tidak

BISNIS KACAU TANPA VALUE ALIGNMENT

Team memerlukan persamaan frekuensi, hati dan pikiran serta tindakan team untuk seiring dan sejalan dalam bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang ditetapkan oleh organisasi

DEMONSTRASI DALAM DUNIA BISNIS

Demonstrasi atau menyampaikan gagasan di muka umum merupakan sebuah hak kebebasan bagi seluruh warga negara Indonesia. Pada umumnya demonstrasi terjadi karena ada protes terhadap kebijakan